Rp 85.000

Judul : When I Knocked, Allah Opened
Membuka Pintu-Pintu Keberkahan
Penulis : Saba Jaleel
ISBN : 978-634-97161-8-5
Dimensi : 13 x 20,5cm
Isi : 254 halaman (Bookpaper)
Sampul : Soft Cover
Terbit : Oktober 2026

 

SINOPSIS:

Bagaimana jika setiap kesulitan yang hadir dalam hidupmu bukanlah hukuman, melainkan

sebuah undangan dari Allah?

 

Undangan untuk kembali. Untuk mengetuk pintu-Nya. Untuk semakin dekat kepada-Nya.

Dalam When I Knocked, Allah Opened, Saba Jaleel membagikan perjalanan spiritualnya

melewati luka, kehilangan, dan berbagai ujian hidup yang justru membawanya pada

kedekatan yang lebih dalam dengan Allah. Melalui shalat, zikir, Al-Quran, istigfar, tawakal,

majelis ilmu, hingga perjalanan umrah, ia menemukan bahwa setiap langkah menuju Allah

selalu dibalas dengan kasih sayang dan pertolongan-Nya.

 

Setiap bab menghadirkan renungan yang tulus dan pengingat lembut untuk menyucikan

hati, memperbaiki hubungan dengan ibadah, melepaskan keterikatan pada dunia, serta

memercayai rencana Allah, bahkan ketika jalan di depan terasa gelap.

 

Melanjutkan kesuksesan karya pertamanya, How Tahajjud Saved My Life, buku ini adalah

kisah tentang memilih iman, lagi dan lagi, serta menemukan ketenangan dengan berserah

kepada-Nya.

 

Bagi siapa pun yang merindukan hati yang lebih damai dan hubungan yang lebih dekat

dengan Allah, When I Knocked, Allah Opened adalah pengingat bahwa ketika kita mengetuk

pintu-Nya dengan penuh harap, Allah selalu membukakan jalan terbaik.

 

Isi Buku

Kata Pengantar Penyunting Bagian I: Fiqih UCAPAN TERIMA KASIH 

PENDAHULUAN 

PINTU PERTAMA: PINTU SHALAT 

Anugerah Shalat 

Shalat Duha 

Mengapa Kita Perlu Melaksanakan Shalat dan Apa Manfaatnya 

Berjuang untuk Istiqamah 

Mencari Kenikmatan Sejati dan Menjaga Fokus yang Sesungguhnya Saat Melaksanakan Shalat 

Memahami Istikharah 

Kemudahan atau Pelepasan 

Renungan dan Penutup

PINTU KEDUA: PINTU DOA 

Tidak Ada Aturan Baku untuk Doa yang Sempurna 

Saat Aku Memilih untuk Menyusun Doaku 

Memanfaatkan Jendela-Jendela yang Dibukakan Allah 

Renungan dan Penutup 

Ingatkanlah Dirimu Sendiri 

PINTU KETIGA: PINTU AL-QUR’AN 

Bagaimana Al-Qur’an Pertama Kali Datang kepada Kita 

Petunjuk 

Bagaimana Al-Qur’an Menjadi Bagian dari Keseharianku 

Aku Mendengarkan 

Memberi Ruang bagi Al-Qur’an 

Surah-surah yang Paling Dekat di Hatiku 

Renungan dan Penutup 

PINTU KEEMPAT: PINTU AL-BAQARAH 

Hakikat Sebenarnya dari Surah Al-Baqarah 

Tantangan Tiga Hari al-Baqarah Versiku 

Caraku Membuat Surah al-Baqarah Terasa Lebih Ringan untuk Diamalkan 

Renungan dan Penutup 

PINTU KELIMA: PINTU PENGASINGAN 

Apa Itu Iktikaf? 

Pengalaman Pertamaku Beriktikaf 

Memilih-Nya Setiap Bulan: Ikrarku kepada Allah Melalui Iktikaf 

Renungan dan Penutup

PINTU KEENAM: PINTU ZIKIR 

Akar dari Mengingat Allah 

Menghitung Langkah Kembali kepada-Nya 

Mulailah dengan Niat dan Cara yang Ingin Kau Pertahankan Seterusnya 

Renungan dan Penutup 

PINTU KETUJUH: PINTU PENYUCIAN 

Keduanya Mengubah Diriku 

Tazkiyah: Penyucian Jiwa 

Apa yang Kupilih untuk Ditumbuhkan 

Renungan dan Penutup 

PINTU KEDELAPAN: PINTU RUANG-RUANG SUCI 

Rumah yang Allah Bangun untuk Kita 

Menyiapkan Hati Sebelum Melangkah 

Dari Persiapan hingga Pandangan Pertama ke Ka’bah 

Sebuah Kepulangan yang Sudah Ditakdirkan Sebelum Aku Tiba 

Renungan dan Penutup 

PINTU KESEMBILAN: PINTU PENGETAHUAN 

Belajar, Bukan Sekadar Menggulir Layar 

Ilmu Perlahan-Lahan Menggantikan Sekadar Hiburan 

Mempelajari Sosok Rasulullah 

Dalam Naungan Para Malaikat 

Renungan dan Penutup

PINTU SEPULUH: PINTU TAWAKAL 

Apa itu Tawakal dan Bagaimana Cara Membangunnya

Mengenal Nama-Nama-Nya Memudahkan Kita untuk Bertawakal 

Renungan dan Penutup 

EPILOG 

TENTANG PENULIS