Judul : When I Kocked, Allah Opened
Membuka Pintu-Pintu Keberkahan
Penulis : Saba Jalel
ISBN :
Dimensi : 13 x 20,5cm
Isi : 254 halaman (Bookpaper)
Sampul : Soft Cover
Terbit : November 2026

 

SINOPSIS:

Bagaimana jika setiap kesulitan yang hadir dalam hidupmu bukanlah hukuman, melainkan

sebuah undangan dari Allah?

 

Undangan untuk kembali. Untuk mengetuk pintu-Nya. Untuk semakin dekat kepada-Nya.

Dalam When I Knocked, Allah Opened, Saba Jaleel membagikan perjalanan spiritualnya

melewati luka, kehilangan, dan berbagai ujian hidup yang justru membawanya pada

kedekatan yang lebih dalam dengan Allah. Melalui shalat, zikir, Al-Quran, istigfar, tawakal,

majelis ilmu, hingga perjalanan umrah, ia menemukan bahwa setiap langkah menuju Allah

selalu dibalas dengan kasih sayang dan pertolongan-Nya.

 

Setiap bab menghadirkan renungan yang tulus dan pengingat lembut untuk menyucikan

hati, memperbaiki hubungan dengan ibadah, melepaskan keterikatan pada dunia, serta

memercayai rencana Allah, bahkan ketika jalan di depan terasa gelap.

 

Melanjutkan kesuksesan karya pertamanya, How Tahajjud Saved My Life, buku ini adalah

kisah tentang memilih iman, lagi dan lagi, serta menemukan ketenangan dengan berserah

kepada-Nya.

 

Bagi siapa pun yang merindukan hati yang lebih damai dan hubungan yang lebih dekat

dengan Allah, When I Knocked, Allah Opened adalah pengingat bahwa ketika kita mengetuk

pintu-Nya dengan penuh harap, Allah selalu membukakan jalan terbaik.

 

Isi Buku

Kata Pengantar Penyunting Bagian I: Fiqih IbadahUCAPAN TERIMA KASIH

PENDAHULUAN

PINTU PERTAMA: PINTU SHALAT

Anugerah Shalat

Shalat Duha

Mengapa Kita Perlu Melaksanakan Shalat dan Apa Manfaatnya

Berjuang untuk Istiqamah

Mencari Kenikmatan Sejati dan Menjaga Fokus yang Sesungguhnya Saat Melaksanakan Shalat

Memahami Istikharah

Kemudahan atau Pelepasan

Renungan dan Penutup

PINTU KEDUA: PINTU DOA

Tidak Ada Aturan Baku untuk Doa yang Sempurna

Saat Aku Memilih untuk Menyusun Doaku

Memanfaatkan Jendela-Jendela yang Dibukakan Allah

Renungan dan Penutup

Ingatkanlah Dirimu Sendiri

PINTU KETIGA: PINTU AL-QUR’AN

Bagaimana Al-Qur’an Pertama Kali Datang kepada Kita

Petunjuk

Bagaimana Al-Qur’an Menjadi Bagian dari Keseharianku

Aku Mendengarkan

Memberi Ruang bagi Al-Qur’an

Surah-surah yang Paling Dekat di Hatiku

Renungan dan Penutup

PINTU KEEMPAT: PINTU AL-BAQARAH

Hakikat Sebenarnya dari Surah Al-Baqarah

Tantangan Tiga Hari al-Baqarah Versiku

Caraku Membuat Surah al-Baqarah Terasa Lebih Ringan untuk Diamalkan

Renungan dan Penutup

PINTU KELIMA: PINTU PENGASINGAN

Apa Itu Iktikaf?

Pengalaman Pertamaku Beriktikaf

Memilih-Nya Setiap Bulan: Ikrarku kepada Allah Melalui Iktikaf

Renungan dan Penutup

PINTU KEENAM: PINTU ZIKIR

Akar dari Mengingat Allah

Menghitung Langkah Kembali kepada-Nya

Mulailah dengan Niat dan Cara yang Ingin Kau Pertahankan Seterusnya

Renungan dan Penutup

PINTU KETUJUH: PINTU PENYUCIAN

Keduanya Mengubah Diriku

Tazkiyah: Penyucian Jiwa

Apa yang Kupilih untuk Ditumbuhkan

Renungan dan Penutup

PINTU KEDELAPAN: PINTU RUANG-RUANG SUCI

Rumah yang Allah Bangun untuk Kita

Menyiapkan Hati Sebelum Melangkah

Dari Persiapan hingga Pandangan Pertama ke Ka’bah

Sebuah Kepulangan yang Sudah Ditakdirkan Sebelum Aku Tiba

Renungan dan Penutup

PINTU KESEMBILAN: PINTU PENGETAHUAN

Belajar, Bukan Sekadar Menggulir Layar

Ilmu Perlahan-Lahan Menggantikan Sekadar Hiburan

Mempelajari Sosok Rasulullah

Dalam Naungan Para Malaikat

Renungan dan Penutup

PINTU SEPULUH: PINTU TAWAKAL

Apa itu Tawakal dan Bagaimana Cara Membangunnya

Mengenal Nama-Nama-Nya Memudahkan Kita untuk Bertawakal

Renungan dan Penutup

EPILOG

TENTANG PENULIS